Dalam membeli apartemen, biaya yang dikeluarkan tidak hanya uang untuk pembeliannya, tapi juga ada beberapa hal yang harus dibayar. Berikut 6 biaya yang harus dikeluarkan saat tinggal di apartemen ialah:

1.PPN (Pajak Pertambahan Nilai)

 

6 Biaya yang Harus Dikeluarkan Saat Tinggal di Apartemen

PPN adalah singkatan dari pajak pertambahan nilai. PPN biasanya ada di setiap produk berijinkan pemerintah yang harganya di atas 42 juta rupiah. Besarnya nilai pajak ialah 10% dari nilai jual dan biasanya nanti akan dibayarkan melalui developer, termasuk pelaporannya.

2. BPHTB (Biaya Perolehan Harga Tanah dan Bangunan)

 

6 Biaya yang Harus Dikeluarkan Saat Tinggal di Apartemen

BPHTB adalah biaya perolehan harga tanah dan bangunan. Biaya tersebut ialah biaya pungutan atas tanah atau bangunan yang dikenakan oleh semua bentuk transaksi apartemen, baik bangunan lama ataupun baru. Besarnya nilai BPHTB adalah sebesar 5% dari nilai transaksi setelah dikurangi Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP). NJOPTKP adalah semua objek bumi bangunan yang tidak dikenakan PBB dan sesuai dengan kriteria yang tercantum dalam UU Nomor 12 Tahun 1994 mengenai Pajak Bumi dan Bangunan yakni:

  1.       Objek pajak tersebut digunakan semata-mata untuk kepentingan umum.
  2.     Digunakan untuk kuburan, peninggalan purbakala, ataupun sejenisnya.
  3.       Objek pajak merupakan hutan lindung, suaka alam, hutan wisata, dan sejenisnya.
  4.     Digunakan untuk perwakilan diplomatic, konsultan berdasarkan asas timbal balik.
  5.       Digunakan oleh badan atau perwakilan organisasi internasional yang ditentukan oleh menteri keuangan.
  6.     PPnBM (Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah)

PPnBM ialah pajak pertambahan nilai barang mewah yang dikenakan atas transaksi BKP (Barang Kena Pajak). Barang mewah yang dimaksud adalah produksi baik dari dalam ataupun luar negeri. Pajak ini hanya berlaku pada apartemen yang memiliki nilai di atas 2 milyar. Besaran PPnBM ialah 20% dari harga jual apartemen.

4. Biaya PBB (Pajak Bumi dan Bangunan)

6 Biaya yang Harus Dikeluarkan Saat Tinggal di Apartemen

 

Pajak ini ialah pajak wajib yang dibayarkan setiap tahun oleh para pemilik tanah dan bangunan, termasuk para pemilik apartemen. Jumlah yang harus dibayarkan yakni tergantung dari luas apartemen yang dimiliki.

5. Biaya Pemeliharaan

 

6 Biaya yang Harus Dikeluarkan Saat Tinggal di Apartemen

Dalam membeli apartemen, pastinya kita akan dibebani biaya pemeliharaan yang meliputi kebersihan, perawatan gedung, keamanan, dan fasilitas lainnya. Besaran yang ditagihkan sesuai dengan biaya yang ditawarkan oleh pihak apartemennya.

6. AJB (Akta Jual-Beli) dan BBN (Biaya Balik Nama)

6 Biaya yang Harus Dikeluarkan Saat Tinggal di Apartemen

 

AJB dan BBN ialah biaya yang dibebankan kepada pemilik ketika membeli sebuah apartemen. Biasanya, terdapat 3 biaya yang dijadikan satu, seperti AJB (Akta Jual-Beli), BBN (Biaya Balik Nama), dan Biaya Pertelaan. Pembayaran biaya tersebut diurus oleh notaris PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) yang sudah ditentukan. Besarannya pun sekita 1% dari harga jual apartemen.

Oleh sebab itu, dalam membeli sebuah apartemen yang perlu diperhitungkan secara matang tak hanya nilai belinya, namun juga biaya lainnya yang juga dibebankan oleh para pemiliki apartemen. Hal ini jarang diketahui oleh para calon pembeli, sehingga mereka kewalahan atas biaya yang dibebankan kepada mereka.

baca artikel menarik lainnya: Apartemen sebagai Investasi Penting di Masa Depan

DOWNLOAD OUR APPS

Marketing Gallery Grand Sungkono Lagoon
Jl. Abdul Wahab Siamin Kav. 9-10
Surabaya

     

Copyright 2019 PT. PP Property Tbk.
All Rights Reserved. Developed by Sosiakita

The information and image combined here just artistic and subject to change without notifications nad maybe required by the relevant authorities of developers architect and can’t form a part of an offer or contract whilst. Every care has been taken in providing this information, the owner and manager can’t be help llabel varition. Modification and substation maybe recommended by the company’s architect and/or relevant.